By Published On: October 8th, 2020Categories: Bahasa IndonesiaComments Off on Kesalah Pahaman Terhadap Kriptocurrency di Indonesia

Perkembangan kriptocurrency di Indonesia sangat cepat. Tanda ini bisa dilihat dari bertambahnya pertukaran kriptocurrency yang muncul satu dua tahun terakhir.

Indodax adalah pertukaran kriptocurrency yang merupakan pioneer kini memiliki beberapa pesaing diantaranya https://tpro.co.id/, https://www.tokocrypto.com/, https://zipmex.co.id/ dan Luno Indonesia.

Penambahan pertukaran baru menunjukan pertumbuhan pengguna kriptocurrency di Indonesia. Kebanyakan pengguna mata uang kripto adalah dari kalangan muda. Mereka lebih terbuka terhadap inovasi dan teknologi yang baru. Namun demikian sebagian besar masyarakat Indonesia masih salah memahami apa dan bagaimana kriptocurrency. Berikut ini adalah beberapa kesalah pahaman masyarakat umum terhadap kriptocurrency di Indonesia.

  1. Kriptocurrency hanya bitcoin

Sebagian besar orang masih menganggap bahwa kriptocurrency adalah bitcoin. Nama bitcoin memang menjadi brand image yang mewakili mata uang kripto pada kebanyakan masyarakat Indonesia. Masyarakat masih belum mengerti kalau kriptocurrency itu jenisnya bermacam -macam dan jumlahnya ratusan atau ribuan.

2. Kriptocurrency itu seperti judi dan permainan uang

Masyarakat Indonesia adalah mayoritas muslim. Mereka sangat anti dengan segala bentuk perjudian dan permainan uang karena dalam ajaran Islam judi dan permainan uang dilarang. Masyarakat masih beranggapan bahwa bitcoin hanyalah sebagai alat judi dan permainan uang dalam bentuk investasi bodong seperti sistem investasi dengan skema ponzi.

3. Kriptocurrency digunakan sebagai alat kejahatan

Banyaknya informasi dimedia mainstream dan media sosial yang memberitakan penggunaan bitcoin untuk kejahatan menambah daftar panjang ketidak pahaman masyarakat terhadap kriptocurrency.

Motif Leopard Wisnu Kumala, pelaku peledakan bom di Mal Alam Sutera, adalah pemerasan. Leopard mengancam pihak manajemen mal dan meminta bayaran sebanyak 100 bitcoin.

https://megapolitan.okezone.com/read/2015/10/30/338/1240749/minta-tebusan-bitcoin-motif-bom-di-mal-alam-sutera-lebih-berbahaya

Kejahatan diatas adalah salah satu contoh kejahatan yang meminta tebusan bitcoin. Berita ini menyebar luas baik dimedia televisi maupun media digital serta sosial media.

4. Kriptoocurrency adalah investasi bodong 

Masyarakat masih menganggap bahwa investasi kriptocurrency adalah investasi bodong. Investasi yang tidak punya nilai yang nyata karena tidak di back up oleh produk dan jasa. Hal ini berakibat masyarakat enggan membeli kriptocurrency karena takut merugi. Masyarakat lebih mengalihkan investasi mereka pada property atau reksa dana.

5. Kriptocurrency itu ilegal 

Pemahaman bahwa kriptocurrency itu ilegal berkembang luas di masyarakat baik kalangan muda maupun tua. Mereka menganggap memiliki, membeli, menjual atau melakukan penambangan adalah kegiatan ilegal dan bisa dipenjara. Di Indonesia, pelarangan bitcoin atau kriptocurrency pada umumnya dan mata uang asing seperti dollar , yuan, euro dan lainya adalah alat pembayaran yang tidak sah dan melanggar hukum apabila digunakan untuk melakukan jual beli barang dan jasa di wilayah negara Indonesia. Namun membeli, menjual, memperdagangkan bitcoin , kriptocurrency dan mata uang asih adalah sah dan diijinkan. Lembaga yang melindungi dan mengawasi kegiatan pertukaran mata uang asing maupun kriptocurrency adalah Bappepti.

Indonesia adalah negara besar dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 250 juta jiwa. Peluang teknologi blockchain atau kriptocurrency sangat besar. Kebanyakan masayarakat Indonesia adalah pengguna biasa kriptocurrency. Hanya sedikit pengembang atau start up yang memanfaatkan teknologi blockchain. Ada beberapa start up yang telah memulai diantaranya vexanium, pundi-x, Ten-X, Indodax , triv.id dan luno Indonesia. Jumlah ini masih jauh tertinggal dibanding negara  di Asia seperti Korea Selatan, Jepang, China dan Singapura.

Ada beberapa catatan yang saya amati mengapa perkembangan teknologi blockchain kurang menarik minat para pengembang muda di Indonesia.

  • Bahasa pemrograman teknologi blockchain tidak diajarkan di Universitas atau sekolah teknik di Indonesia.

Walaupun Vexanium team sering melakukan seminar di kampus-kampus , namun seminar tersebut tidak seminar tersebut masih terbatas pada pengenalan sehingga mahasiswa hanya sekedar tahu apa itu kriptocurrency dan blockchain. Pendidikan tentang bahasa pemrograman blockchain dan kriptocurrency tidak berlanjut di ruang- ruang kelas sehingga para lulusan universitas masih belum memahami betul bagaimana mengembangkan teknologi blockchain untuk membuat applikasi yang bermanfaat untu kemajuan ekonomi maupun pekerjaan lainya.

  • Perusahaan-perusahaan enggan menggunakan teknologi blockchain dan kriptocurrency untuk produk dan jasa mereka.

Masalah ini terkait dengan peraturan yang berlaku di Indonesia tentang larangan penggunaan kriptocurrency untuk bertransaksi. Banyak start up yang diawaki oleh anak muda masih belum mau menggunakan teknologi blockchain dalam applikasinya misalnya gojek, ovo dan beberapa fintech lainya.

  • Forum- forum bitcoin dan kriptocurrency masih berdiskusi tentang cara memperoleh kriptocurrency, penambangan dan perdagangan.

Banyak diskusi di forum kriptocurrency masih berkutat tentang faucet, penambangan, invesatsi ponzi, HYIP, dan perjudian. Bahasan tentang teknik yang membahas tentang teknologi blockchain sangat sedikit sehingga pengetahuan para pengembang sangat terbatas.

Apakah pengembang kriptocurrency punya peluang meraih sukses di Indonesia? 

Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, Indonesia adalah sebuah potensi besar pasar kirptocurrency di masa depan. Start up baru yang muncul bukan berbasis kriptocurrency namun mereka meraih sukses besar seperti, grabbike, gojek, tokopedia, bukalapak dan shopee. Start up yang bergerak di bidang kriptocurrency masih berbasis pertukaran yaitu seperti indodax dan triv. Sementara vexanium dan pundi-x memang diawaki oleh 80 % anak muda di Indonesia. Terbatasnya pengetahuan para developer muda Indonesia terhadap kriptocurrency membuat start up baru berbasis blockchain teknologi menjadi lambat pertumbuhanya. Namun, saya yakin dalam dua atau tiga tahun mendatang akan bermunculan start up baru yang memanfaatkan teknologi blockchain. Semakin banyaknya pengguna baru dan pedagang baru kriptocurrency akan menarik minat investor besar menggandeng para pengembang muda untuk membuat applikasi yang barbasis teknologi blockchain akan sangat mungkin. Saat ini investor besar masih belum tertarik menanamkan modalnya di bidang ini karena beberapa alasan seperti pengetahuan yang terbatas tentang kriptocurrency serta beberapa aturan perundang-undangan yang berlaku.

Pic : https://pixabay.com/illustrations/bitcoin-business-technology-3732876/

Hukum Supply dan Demand

Meskipun masih banyak kesalah pahaman terhadap kriptocurrency, pengguna dan pedagang kriptocurrency terus meningkat di Indonesia. Tahun 2019, Indodax mencatat penggunanya mencapai 1,5 juta orang. https://teknologi.bisnis.com/read/20190218/84/890328/5-tahun-beroperasi-member-indodax-capai-15-juta-

Pada tahun 2020 ini saya yakin pengguna Indodax sudah mencapai 2 juta lebih member. Indodax yang lebih lima tahun beroperasi bisa meraih sekitar 0.8% jumlah penduduk Indonesia.

Oscar mengatakan, transaksi harian di Indodax rata-rata bergerak di kisaran US$ 3 juta hingga US$ 20 juta, atau sekitar Rp Rp 42 miliar hingga Rp 280 miliar per hari (asumsi US$ 1= Rp 14.000).

https://insight.kontan.co.id/news/menghitung-volume-transaksi-aset-kripto-di-indonesia#:~:text=Oscar%20mengatakan%2C%20transaksi%20harian%20di,%24%201%3D%20Rp%2014.000).

Transaksi dari perdagangan di Indodax cukup tinggi. Transaksi di bursa kripto lainya belum tercatat. Jadi peluang pasar kriptocurrency di Indonesia sangat potensial. Pertanyaan saya? Apakah para pengembang muda Indonesia siap menyambut potensi yang besar ini?

 

 

About the Author: Ahmad Fauzi

Indonesian. Interested in cryptocurrency. I am a full time crypto writer and trader, writing on Hive, Steem and now Dash Nation platforms. Digital currency, writing and SEO are my passion nowadays. Tips graciously accepted: Xrr7jvqp55Ks44MKn6iHiGG4Uuu5hK1gQL

Dash Nation is always on the lookout for talented writers for news and blogs. If you wouldn’t mind sharing your talents with the movement towards financial freedom through Dash, please contact the team at go.dashnation@gmail.com.

Join Dash Nation Today!

The Blue Hearts have a presence on all major social media platforms and communication channels on Reddit and Discord. Join us!

Dash Nation on Reddit
Dash Nation on Discord